Contact Info

Gedung Sona Topas, Jl. Jendral Sudirman Kav. 26 Jakarta Pusat

Jasa Sewa DWDM Channel Checker untuk Pengujian Jaringan Optik

Pada jaringan DWDM, puluhan kanal berjalan bersamaan dalam satu serat. Sebelum menambah kanal baru atau menyalakan layanan, teknisi perlu tahu kanal mana yang aktif, berapa dayanya, dan apakah panjang gelombangnya tepat. Kami menyediakan sewa DWDM Channel Checker untuk operator telekomunikasi, ISP, dan kontraktor jaringan yang membutuhkan alat ini untuk satu proyek, tanpa harus membeli.

Apa Itu DWDM dan Apa yang Dicek oleh Channel Checker?

DWDM (Dense Wavelength Division Multiplexing) menggabungkan banyak sinyal, masing-masing dengan panjang gelombang sendiri, ke dalam satu serat. Setiap panjang gelombang disebut satu kanal. Dengan cara ini, satu pasang serat bisa membawa kapasitas yang jauh lebih besar tanpa menarik kabel baru.

Kanal DWDM disusun pada grid frekuensi standar ITU-T (G.694.1), umumnya di sekitar 1530 sampai 1565 nm (C-band). Jarak antar kanal yang lazim adalah 100 GHz (sekitar 0,8 nm) atau 50 GHz (sekitar 0,4 nm). Karena begitu rapat, kanal yang meleset sedikit saja bisa mengganggu kanal di sebelahnya.

DWDM Channel Checker adalah alat portabel untuk memeriksa kanal-kanal itu di lapangan. Fungsi umumnya:

  • Mengenali kanal yang aktif pada sebuah serat atau port monitor.
  • Mengukur daya tiap kanal (dBm), sehingga terlihat kanal yang terlalu lemah atau terlalu kuat dibanding yang lain.
  • Memeriksa panjang gelombang atau frekuensi tengah tiap kanal terhadap grid yang dipakai.
  • Memastikan kanal yang diharapkan benar-benar ada sebelum atau sesudah menambah layanan.

Kemampuan tepatnya berbeda antar model. Sebagian alat juga menampilkan OSNR atau kualitas sinyal, sebagian tidak.

DWDM dan CWDM: apa bedanya?

AspekCWDMDWDM
Jarak antar kanal20 nm0,8 nm (100 GHz) atau 0,4 nm (50 GHz)
Jumlah kanalHingga 18Puluhan, umumnya 40 sampai 80 di C-band
RentangSekitar 1270 sampai 1610 nmUmumnya C-band, sekitar 1530 sampai 1565 nm
PenggunaanMetro dan akses, biaya lebih rendahBackbone dan jarak jauh, kapasitas tinggi

Kapan Perlu Menyewa Channel Checker?

  • Menambah kanal baru: memastikan kanal yang akan dipakai kosong dan kanal lama tidak terganggu.
  • Commissioning: memverifikasi semua kanal naik dengan daya yang wajar sebelum serah terima.
  • Troubleshooting: mencari kanal yang hilang, bergeser, atau dayanya turun.
  • Audit jaringan: mencatat kondisi kanal untuk dokumentasi atau perencanaan kapasitas.
  • Proyek sesekali: alat dipakai beberapa hari, sehingga menyewa lebih masuk akal daripada membeli.

Gambaran Alur Pemakaian

  1. Siapkan informasi jaringan: grid yang dipakai (50 atau 100 GHz), daftar kanal yang seharusnya aktif, dan lokasi port monitor.
  2. Bersihkan konektor pada kabel patch dan port alat.
  3. Hubungkan ke port monitor atau titik tap pada perangkat, bukan langsung ke jalur utama bila tidak dirancang untuk itu.
  4. Jalankan pengukuran, lalu catat kanal yang terdeteksi, dayanya, dan panjang gelombangnya.
  5. Bandingkan dengan rencana kanal dan batas daya sistem Anda, lalu simpan hasilnya sebagai dokumentasi.

Keselamatan dan keamanan alat: daya gabungan semua kanal pada jalur DWDM bisa tinggi, terutama setelah amplifier. Cek batas daya input alat di datasheet sebelum menghubungkannya, dan gunakan port monitor atau attenuator bila perlu. Jangan melihat langsung ke ujung serat atau port yang aktif, karena cahaya laser tidak terlihat mata tetapi bisa merusak penglihatan.

Channel Checker, Optical Power Meter, dan OSA: Apa Bedanya?

AlatYang diukurCocok untuk
Optical power meterTotal daya optik dari semua panjang gelombang di satu titikCek daya terima dan link biasa
DWDM channel checkerDaya dan panjang gelombang per kanalPengecekan cepat di lapangan
Optical spectrum analyzer (OSA)Spektrum optik penuh dengan resolusi tinggiAnalisis mendalam, termasuk OSNR

Optical power meter hanya menunjukkan angka total, sehingga tidak bisa mengungkap kanal yang hilang atau bergeser. Channel checker lebih ringkas dan praktis dibanding OSA untuk pemeriksaan harian. Untuk analisis OSNR yang akurat atau pengujian lanjut, OSA biasanya lebih tepat. Lihat sini untuk keperluan alat penguji jaringan telekomunikasi lainnya, seperti Sewa dan Rental Alat BERT TEST – 1G, 10G, 40G & 100G. & Sewa Optical Power Meter

Hubungannya dengan Modul SFP DWDM

Modul transceiver DWDM, misalnya SFP+ 10G, memancarkan satu panjang gelombang tetap pada kanal tertentu di grid ITU. Saat memasang beberapa modul sekaligus pada satu multiplexer, setiap modul harus berada di kanal yang berbeda dan sesuai dengan port multiplexer-nya. Channel checker membantu memastikan kanal yang naik sesuai rencana. [ISI: sebutkan apakah Anda menyewakan atau menjual modul DWDM, lalu tambahkan tautannya.]

Untuk modul jaringan lainnya, lihat sewa SFP+ 10G, sewa SFP28 25G, atau semua layanan sewa SFP dan QSFP.

Paket dan Syarat Sewa

ItemKeterangan
Kelengkapan[ISI: kabel patch, adaptor, case, charger]
Durasi sewa[ISI: harian / mingguan / bulanan]
Tarif[ISI atau tulis: hubungi kami via WhatsApp]
Deposit[ISI jika ada]
Kalibrasi[ISI: status kalibrasi unit, jika ingin dicantumkan]
Pengiriman[ISI: ambil di Jakarta Pusat atau kirim]

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah channel checker bisa dipakai untuk jaringan CWDM?

Tergantung model. Banyak channel checker dirancang untuk grid DWDM di C-band. Mengenai hal ini kami tidak dapat di pakai untuk grid CWDM.

Apakah alat ini bisa mengukur OSNR?

Tidak semua model. Beberapa menampilkan perkiraan OSNR, sedangkan pengukuran akurat biasanya memakai optical spectrum analyzer.

Bolehkah dihubungkan langsung ke jalur utama?

Sebaiknya lewat port monitor atau tap. Daya gabungan pada jalur utama bisa melebihi batas input alat. Cek datasheet dan prosedur operator jaringan Anda sebelum menghubungkan.

Berapa lama minimal menyewa?

[ISI: durasi minimum dan cara perpanjangan.]

Bagaimana cara memesan?

Hubungi kami lewat WhatsApp di +62-811-8986-809. Sebutkan jenis alat, tanggal kebutuhan, dan lokasi proyek. Kami akan konfirmasi ketersediaan dan tarifnya.

Pesan Sekarang

Kantor kami berada di Gedung Sona Topas, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 26, Jakarta Pusat.