Contact Info

Gedung Sona Topas, Jl. Jendral Sudirman Kav. 26 Jakarta Pusat

Sewa Optical Power Meter untuk Testing Jaringan Fiber Optik

Butuh alat ukur untuk satu proyek instalasi, tapi belum tentu dipakai tiap bulan? Kami menyediakan sewa alat tester fiber optik berupa optical power meter VIAVI OLP-55 untuk teknisi jaringan, ISP, system integrator, dan kontraktor instalasi. Alat ini mengukur level daya sinyal optik, sehingga Anda bisa memastikan sebuah link fiber bekerja sesuai kebutuhan sebelum diserahkan ke pelanggan.

Kapan Perlu Menyewa Optical Power Meter?

  • Setelah instalasi kabel fiber optik, untuk memastikan daya yang sampai ke ujung link sesuai kebutuhan.
  • Saat troubleshooting link yang putus-putus atau berredaman tinggi.
  • Proyek jangka pendek yang tidak membutuhkan pembelian alat.
  • Sebelum serah terima pekerjaan, agar ada bukti pengukuran untuk pelanggan.
  • Saat memasang modul SFP baru, untuk mengecek apakah daya terima masih dalam batas yang diizinkan modul.

Spesifikasi VIAVI OLP-55

ParameterSpesifikasi
MerekVIAVI / JDSU
ModelOLP-55 SMART
FungsiPengukuran daya optik (Optical Power Meter)
Rentang panjang gelombang780–1650 nm atau 800–1700 nm, tergantung varian
Panjang gelombang kalibrasi850, 1310, 1550, 1625 nm
Rentang pengukuran daya−80 hingga +30 dBm, tergantung varian
Resolusi0,01 dB / 0,001 µW
Akurasi intrinsik±0,13 dB (±3%)
Jenis detektorGermanium (Ge) atau InGaAs
TampilanLCD grafis dengan backlight, 128 × 64 piksel
Satuan pengukurandBm, dB, mW, µW
Konektor optikAdapter yang dapat diganti; FC, SC, ST, LC, dan lainnya sesuai adapter
Penyimpanan dataHingga 1.000 hasil pengukuran
AntarmukaUSB untuk transfer data dan kendali jarak jauh
Catu daya4 baterai AA atau adaptor daya eksternal
Fitur tambahanAuto-zero, Auto-Lambda, deteksi sinyal termodulasi, TWINtest dan TRIPLEtest

Panduan Singkat: Memahami dan Memakai Optical Power Meter

Kalau Anda baru pertama kali memakai alat ini, bagian di bawah merangkum hal-hal dasar yang sering ditanyakan teknisi di lapangan.

Apa itu optical power meter?

Optical power meter (OPM) adalah alat untuk mengukur besar daya cahaya yang keluar dari ujung kabel fiber optik. Hasilnya ditampilkan dalam satuan dBm. Pada jaringan fiber, daya yang terlalu kecil membuat link tidak stabil, sedangkan daya yang terlalu besar bisa melampaui batas penerima (receiver) pada perangkat atau modul SFP.

Membaca angka dBm dengan benar

dBm adalah skala logaritmik dengan acuan 1 mW. Nilai 0 dBm berarti 1 mW, dan hampir semua pengukuran fiber bernilai negatif (misalnya -12 dBm). Makin mendekati nol, makin kuat sinyalnya. Selisih 3 dB kira-kira berarti daya berubah dua kali lipat atau separuhnya.

Batas daya yang diizinkan berbeda-beda untuk setiap modul. Selalu cek datasheet modul SFP, SFP+, atau QSFP yang dipakai, yaitu rentang receiver sensitivity dan overload-nya.

Pilih panjang gelombang yang sesuai

Alat harus diatur ke panjang gelombang yang sama dengan sumber cahaya yang diukur, karena kalibrasi dan redaman fiber berbeda di tiap panjang gelombang. Pada praktiknya:

  • 850 nm umumnya dipakai pada fiber multimode (misalnya modul SR dan SX).
  • 1310 nm dan 1550 nm umumnya dipakai pada fiber single-mode (misalnya modul LR, ER, dan ZR).
  • 1490 nm dan 1310 nm banyak muncul pada jaringan GPON, dan juga pada modul BiDi yang memakai pasangan panjang gelombang berbeda untuk kirim dan terima.

Langkah mengukur daya optik

  1. Bersihkan konektor dengan pembersih fiber. Debu pada ujung konektor adalah penyebab pengukuran tidak akurat yang paling umum.
  2. Pilih panjang gelombang pada alat sesuai sumber cahaya atau modul yang diukur.
  3. Hubungkan kabel dari sumber (modul SFP aktif atau light source) ke port optical power meter.
  4. Baca hasil dalam dBm, lalu bandingkan dengan batas pada datasheet modul atau anggaran redaman proyek.
  5. Catat hasilnya, termasuk lokasi dan tanggal, supaya bisa menjadi dokumentasi serah terima.

Keselamatan: jangan pernah melihat langsung ke ujung fiber atau port modul yang sedang menyala. Cahaya laser tidak terlihat oleh mata, tetapi bisa merusak penglihatan.

Menghitung redaman link secara kasar

Redaman total link adalah daya yang dikirim dikurangi daya yang diterima. Untuk kabel single-mode, angka umum yang sering dipakai sebagai perkiraan adalah sekitar 0,35 dB per km pada 1310 nm dan sekitar 0,2 sampai 0,25 dB per km pada 1550 nm, ditambah redaman tiap sambungan (splice) dan konektor. Angka ini hanya perkiraan awal. Untuk proyek, ikuti standar dan spesifikasi kabel yang Anda pakai.

Optical power meter, OTDR, dan VFL: apa bedanya?

AlatFungsi utamaCocok untuk
Optical power meterMengukur besar daya optik di ujung linkCek daya terima, verifikasi link, dokumentasi
OTDRMenampilkan profil redaman sepanjang kabel dan lokasi gangguanMencari titik putus atau sambungan buruk
VFL (visual fault locator)Memancarkan cahaya merah yang terlihat untuk melacak patahan dekatCek kontinuitas kabel jarak pendek

Sewa atau beli: mana yang lebih masuk akal?

  • Sewa cocok untuk proyek sesekali, kebutuhan mendadak, atau saat Anda ingin mencoba alat sebelum memutuskan membeli.
  • Beli lebih sesuai jika alat dipakai hampir setiap hari oleh tim Anda.

Satu Paket dengan Kebutuhan SFP Anda

Pengujian daya optik paling sering dilakukan bersama pemasangan atau penggantian modul transceiver. Kalau Anda juga membutuhkan modul untuk proyek yang sama, lihat layanan sewa kami:

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah optical power meter bisa dipakai untuk semua jenis fiber?

Tergantung panjang gelombang dan tipe konektor yang didukung alat.
Jenis fiber yang dapat diukur :

Jenis fiberBisa digunakan?Keterangan
Single-mode (SMF)YaUmum digunakan pada jaringan 1310 nm, 1550 nm, dan 1625 nm, sesuai dukungan alat.
Multimode (MMF)YaDapat digunakan pada pengukuran 850 nm atau 1300/1310 nm jika panjang gelombangnya didukung.
Fiber untuk jaringan FTTH/GPONYaDapat mengukur daya optik pada panjang gelombang yang sesuai.
Fiber jarak jauh, termasuk link DWDMYaDapat mengukur level daya optik, tetapi tidak menganalisis spektrum DWDM.

Apakah alat ini bisa mengukur daya dari modul SFP yang sedang aktif?

Ya, optical power meter dipakai untuk membaca daya yang keluar dari modul atau light source setelah dihubungkan lewat kabel patch. Pastikan panjang gelombang pada alat sudah sesuai dengan modul yang diukur.

Berapa lama minimal menyewa?

Durasi penyewaan mulai dari 7 hari sampai 30 hari.
Jika membutuhkan lebih dari 30 hari, hubungi kami.

Bagaimana cara memesan?

Hubungi kami lewat WhatsApp di +62-811-8986-809, sebutkan tanggal kebutuhan dan lokasi proyek. Kami akan konfirmasi ketersediaan unit dan tarifnya.

Pesan Sekarang

Siapkan proyek Anda dengan alat ukur yang tepat. Kami berlokasi di Gedung Sona Topas, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 26, Jakarta Pusat.