Sewa Optical Power Meter untuk Testing Jaringan Fiber Optik
Butuh alat ukur untuk satu proyek instalasi, tapi belum tentu dipakai tiap bulan? Kami menyediakan sewa alat tester fiber optik berupa optical power meter VIAVI OLP-55 untuk teknisi jaringan, ISP, system integrator, dan kontraktor instalasi. Alat ini mengukur level daya sinyal optik, sehingga Anda bisa memastikan sebuah link fiber bekerja sesuai kebutuhan sebelum diserahkan ke pelanggan.






Kapan Perlu Menyewa Optical Power Meter?
- Setelah instalasi kabel fiber optik, untuk memastikan daya yang sampai ke ujung link sesuai kebutuhan.
- Saat troubleshooting link yang putus-putus atau berredaman tinggi.
- Proyek jangka pendek yang tidak membutuhkan pembelian alat.
- Sebelum serah terima pekerjaan, agar ada bukti pengukuran untuk pelanggan.
- Saat memasang modul SFP baru, untuk mengecek apakah daya terima masih dalam batas yang diizinkan modul.
Spesifikasi VIAVI OLP-55
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Merek | VIAVI / JDSU |
| Model | OLP-55 SMART |
| Fungsi | Pengukuran daya optik (Optical Power Meter) |
| Rentang panjang gelombang | 780–1650 nm atau 800–1700 nm, tergantung varian |
| Panjang gelombang kalibrasi | 850, 1310, 1550, 1625 nm |
| Rentang pengukuran daya | −80 hingga +30 dBm, tergantung varian |
| Resolusi | 0,01 dB / 0,001 µW |
| Akurasi intrinsik | ±0,13 dB (±3%) |
| Jenis detektor | Germanium (Ge) atau InGaAs |
| Tampilan | LCD grafis dengan backlight, 128 × 64 piksel |
| Satuan pengukuran | dBm, dB, mW, µW |
| Konektor optik | Adapter yang dapat diganti; FC, SC, ST, LC, dan lainnya sesuai adapter |
| Penyimpanan data | Hingga 1.000 hasil pengukuran |
| Antarmuka | USB untuk transfer data dan kendali jarak jauh |
| Catu daya | 4 baterai AA atau adaptor daya eksternal |
| Fitur tambahan | Auto-zero, Auto-Lambda, deteksi sinyal termodulasi, TWINtest dan TRIPLEtest |
Panduan Singkat: Memahami dan Memakai Optical Power Meter
Kalau Anda baru pertama kali memakai alat ini, bagian di bawah merangkum hal-hal dasar yang sering ditanyakan teknisi di lapangan.
Apa itu optical power meter?
Optical power meter (OPM) adalah alat untuk mengukur besar daya cahaya yang keluar dari ujung kabel fiber optik. Hasilnya ditampilkan dalam satuan dBm. Pada jaringan fiber, daya yang terlalu kecil membuat link tidak stabil, sedangkan daya yang terlalu besar bisa melampaui batas penerima (receiver) pada perangkat atau modul SFP.
Membaca angka dBm dengan benar
dBm adalah skala logaritmik dengan acuan 1 mW. Nilai 0 dBm berarti 1 mW, dan hampir semua pengukuran fiber bernilai negatif (misalnya -12 dBm). Makin mendekati nol, makin kuat sinyalnya. Selisih 3 dB kira-kira berarti daya berubah dua kali lipat atau separuhnya.
Batas daya yang diizinkan berbeda-beda untuk setiap modul. Selalu cek datasheet modul SFP, SFP+, atau QSFP yang dipakai, yaitu rentang receiver sensitivity dan overload-nya.
Pilih panjang gelombang yang sesuai
Alat harus diatur ke panjang gelombang yang sama dengan sumber cahaya yang diukur, karena kalibrasi dan redaman fiber berbeda di tiap panjang gelombang. Pada praktiknya:
- 850 nm umumnya dipakai pada fiber multimode (misalnya modul SR dan SX).
- 1310 nm dan 1550 nm umumnya dipakai pada fiber single-mode (misalnya modul LR, ER, dan ZR).
- 1490 nm dan 1310 nm banyak muncul pada jaringan GPON, dan juga pada modul BiDi yang memakai pasangan panjang gelombang berbeda untuk kirim dan terima.
Langkah mengukur daya optik
- Bersihkan konektor dengan pembersih fiber. Debu pada ujung konektor adalah penyebab pengukuran tidak akurat yang paling umum.
- Pilih panjang gelombang pada alat sesuai sumber cahaya atau modul yang diukur.
- Hubungkan kabel dari sumber (modul SFP aktif atau light source) ke port optical power meter.
- Baca hasil dalam dBm, lalu bandingkan dengan batas pada datasheet modul atau anggaran redaman proyek.
- Catat hasilnya, termasuk lokasi dan tanggal, supaya bisa menjadi dokumentasi serah terima.
Keselamatan: jangan pernah melihat langsung ke ujung fiber atau port modul yang sedang menyala. Cahaya laser tidak terlihat oleh mata, tetapi bisa merusak penglihatan.
Menghitung redaman link secara kasar
Redaman total link adalah daya yang dikirim dikurangi daya yang diterima. Untuk kabel single-mode, angka umum yang sering dipakai sebagai perkiraan adalah sekitar 0,35 dB per km pada 1310 nm dan sekitar 0,2 sampai 0,25 dB per km pada 1550 nm, ditambah redaman tiap sambungan (splice) dan konektor. Angka ini hanya perkiraan awal. Untuk proyek, ikuti standar dan spesifikasi kabel yang Anda pakai.
Optical power meter, OTDR, dan VFL: apa bedanya?
| Alat | Fungsi utama | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Optical power meter | Mengukur besar daya optik di ujung link | Cek daya terima, verifikasi link, dokumentasi |
| OTDR | Menampilkan profil redaman sepanjang kabel dan lokasi gangguan | Mencari titik putus atau sambungan buruk |
| VFL (visual fault locator) | Memancarkan cahaya merah yang terlihat untuk melacak patahan dekat | Cek kontinuitas kabel jarak pendek |
Sewa atau beli: mana yang lebih masuk akal?
- Sewa cocok untuk proyek sesekali, kebutuhan mendadak, atau saat Anda ingin mencoba alat sebelum memutuskan membeli.
- Beli lebih sesuai jika alat dipakai hampir setiap hari oleh tim Anda.
Satu Paket dengan Kebutuhan SFP Anda
Pengujian daya optik paling sering dilakukan bersama pemasangan atau penggantian modul transceiver. Kalau Anda juga membutuhkan modul untuk proyek yang sama, lihat layanan sewa kami:
- Sewa SFP 1G (SX, LX, EX, ZX, BiDi, RJ45)
- Sewa SFP+ 10G
- Sewa SFP28 25G
- Semua layanan sewa SFP dan QSFP
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah optical power meter bisa dipakai untuk semua jenis fiber?
Tergantung panjang gelombang dan tipe konektor yang didukung alat.
Jenis fiber yang dapat diukur :
| Jenis fiber | Bisa digunakan? | Keterangan |
|---|---|---|
| Single-mode (SMF) | Ya | Umum digunakan pada jaringan 1310 nm, 1550 nm, dan 1625 nm, sesuai dukungan alat. |
| Multimode (MMF) | Ya | Dapat digunakan pada pengukuran 850 nm atau 1300/1310 nm jika panjang gelombangnya didukung. |
| Fiber untuk jaringan FTTH/GPON | Ya | Dapat mengukur daya optik pada panjang gelombang yang sesuai. |
| Fiber jarak jauh, termasuk link DWDM | Ya | Dapat mengukur level daya optik, tetapi tidak menganalisis spektrum DWDM. |
Apakah alat ini bisa mengukur daya dari modul SFP yang sedang aktif?
Ya, optical power meter dipakai untuk membaca daya yang keluar dari modul atau light source setelah dihubungkan lewat kabel patch. Pastikan panjang gelombang pada alat sudah sesuai dengan modul yang diukur.
Berapa lama minimal menyewa?
Durasi penyewaan mulai dari 7 hari sampai 30 hari.
Jika membutuhkan lebih dari 30 hari, hubungi kami.
Bagaimana cara memesan?
Hubungi kami lewat WhatsApp di +62-811-8986-809, sebutkan tanggal kebutuhan dan lokasi proyek. Kami akan konfirmasi ketersediaan unit dan tarifnya.
Pesan Sekarang
Siapkan proyek Anda dengan alat ukur yang tepat. Kami berlokasi di Gedung Sona Topas, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 26, Jakarta Pusat.